Archive for October, 2007
ASPRAK, Bukan ASDOS.. kata-kata itulah yang sekarang ini sering aku ingatkan kepada teman2 baik sesama asprak maupun praktikan. Eh, Asprak itu apa sih.. Asprak itu kependekan dari Asisten Praktikum, beda dengan ASDOS (Asisten Dosen). Dari Nama, Sebutan, Tugas, bahkan Gaji-nya juga beda banget tuh. Kalo Asprak itu tugasnya ngurusin praktikum, mulai dari ngasih tugas pendahuluan ke praktikan, meng-asistensi praktikan, jagain praktikum, sampe ngasih nilai-nilai praktikan, tentunya kita pun gak sembarangan ngasihnya. Didalam sana sudah ada rule-rule dan aturan main yang berlaku yang harus di taati oleh asprak dan para praktikan. Kalo Asdos beda lagi… dia itu Asisten Dosen, beda lagi kerjaanya sama kita (Asprak) apalagi gaji-nya.
Sudah sekian lama aku menyandang “gelar” Asprak di Informatika UPN ini, kalo di hitung-hitung, kira kira sudah 2 tahun beberapa bulan lah. Pastinya mulai dari semester 3 aku sudah jadi Asprak. Mungkin pada heran… semester 3 kok sudah bisa jadi Asprak ya?? yah harap maklum, Jurusan Informatika UPN adalah jurusan termuda yang dimiliki UPN. Waktu saya masuk kuliah dulu, saya merupakan generasi ke-2 (Alias angkatan ke-2) dari Informatika UPN. Dan di TF UPN masih belum memiliki banyak asisten dari angkatan 2003 (jadinya kekurangan asisten di TF), jadinya pas waktu saya semester 3 waktu itu ada lowongan perekrutan asisten, saya coba lah itu lowongan bersama beberapa teman2 saya. Alhasil, ada yang keterima dan sebagian ngga diterima. dan dari yang diterima jadi Asprak yang masih tetap “bertahan” sampe sekarang ada saya, farid, juliant, ulfah, dan masih banyak lagi.
Sampai sekarang, banyak sekali pengalaman yang saya dapat dari segi saya sebagai Asprak. Banyak pengalaman, banyak pengetahuan, tambahan buat beli pulsa, dsb… Dan tidak sedikit pula saya menerima banyak respon baik positif maupun negatif dari mahasiswa TF (yang biasa-biasa aja). Kadang ada yang seneng sama Asprak, suka sama Asprak (apalagi kalo diminta ngajarin materi kuliah yang gak ngerti, mesti nanya’nya ke asprak dulu), dan tidak jarang banyak juga yang membenci asprak, menghujat, bahkan melakukan tindakan2 yang engga-engga kepada Asprak. Itu semua saya anggap sebagai pahit dan manisnya menjadi seorang Asprak.
Asprak… Oh Asprak…
Dan kelihatannya semester ini adalah tahun terakhir saya menjadi Asprak, mudah2an tahun depan saya udah kelar TA dapet S,Kom, dan melanjutkan perjalanan hidup saya ke metamorfosa selanjutnya. Saya cuma bisa berdoa dan berharap, semoga generasi Asprak mendatang lebih baik lagi dari yang sekarang, Amin.
Hidup Asprak..!! Hidup TF..!!
PANCA DHARMA SATYA RESIMEN MAHASISWA INDONESIA
- KAMI ADALAH MAHASISWA WARGA NEGARA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA YANG BERDASARKAN PANCASILA.
- KAMI ADALAH MAHASISWA YANG SADAR AKAN TANGGUNG JAWAB SERTA KEHORMATAN AKAN PEMBELAAN NEGARA DAN TIDAK KENAL MENYERAH.
- KAMI PUTRA INDONESIA YANG BERJIWA KESATRIA DAN BERTAKWA KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA SERTA MEMBELA KEJUJURAN DAN KEADILAN.
- KAMI ADALAH MAHASISWA YANG MENJUJJUNG TINGGI NAMA DAN KEHORMATAN GARBA ILMIAH DANSADAR AKAN HARI DEPAN BANGSA DAN NEGARA.
- KAMI ADALAH MAHASISWA YANG MEMEGANG TEGUH DISIPLIN LAHIR DAN BATIN, PERCAYA PADA DIRISENDIRI DAN MENGUTAMAKAN KEPENTINGAN NASIONAL DIATAS KEPENTINGAN PRIBADI MAUPUN GOLONGAN.
Â
Tulisan diatas bukan hanya sekedar janji yang diucapkan oleh seorang anggota Resimen Mahasiswa (Menwa), tapi merupakan sebuah janji yang harus diamalkan oleh para anggota menwa. Baik dalam bentuk lisan dan perbuatan.
Dalam era yang seperti ini, entah tinggal berapa persentase para pemuda khususnya mahasiswa yang memiliki rasa disiplin dan mempunyai jiwa nasionalisme yang kuat. Sekarang coba kita lihat, berapa banyak budaya dari luar yang masuk ke negara kita tercinta ini sehingga menyingkirkan budaya-budaya Indonesia.
Salah satu cara menunjukan dan melatih jiwa cinta tanah air di lingkungan mahasiswa salah satu bentuknya adalah bergabung dengan keanggotaan Resemen Mahasiswa. Tapi tawaran untuk bergabung dengan Menwa kebanyakan langsung dibuang mentah-mentah oleh para mahasiswa. Dikarenakan oleh kesalah pahaman dan perbedaan tentang cara pandang melihat Menwa oleh mahasiswa.
Banyak yang mengira Menwa merupakan sisi militerisme dari sebuah kampus, dan militerisme diidentikan dengan kekerasan, sehingga para mahasiswa langsung memandang negatif tentang menwa sebelum melihat ke sisi dalam dari Resimen Mahasiswa itu sendiri. Padahal jika mereka tidak dihantui perasaan yang sedemikian itu, maka yang mereka lihat sebenarnya tidak akan seburuk yang merekaa bayangkan selama ini.
Tapi dibalik itu semua, Resimen Mahasiswa pada dasarnya adalah sebuah wadah organisasi yang berorientasi akan pembelaan negara (Pasal 30 UUD 1945). Menwa juga merupakan tempat untuk melatih disiplin, melatih mental, fisik, dan kepribadian kita. Menwa lahir karena sejarah yang panjang dan tidak akan luntur karena sejarah itu pula.
Buat para Anggota Menwa, semua Pemuda Indonesia, dan semua yang (masih) berjiwa muda, Selamat Hari Sumpah Pemuda. Mari kita wujudkan pemuda Indonesia yang tangguh, berjiwa nasionalisme, dan memiliki disiplin tinggi.
sempet2nya lagi makan di KFC Carefur jogja kebetulan bawa laptop, coba wi-fi… eh ternyata ada koneksi dari citranet…
ya udah… nge-posting dikit ah…
Nb:
Met Lebaran 1428 H..
Maap Lahir batin…!!

Komentar teman